UNIT USAHA

http://4.bp.blogspot.com/-rHYfcA7KkHA/VOQMRDdUsiI/AAAAAAAAByI/tczCEY0ZdYc/s1600/

 

1.Koperasi Santri (kopsan) Mina-Laka
Koperasi Santri Minna Laka adalah unit usaha yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan santri yang meliputi makanan, peralatan mandi, pakaian dan buku pelajaran dll. Unit usaha ini dikelola oleh santri di bawah pengawasan ustadz/ah pembimbing.

2.Kafé, Warung Lauk Pauk (walapa) dan Kantin Mina-Laka
Kafé dan kantin adalah unit usaha yang menyediakan makanan dan minuman sehari-hari santri. Selain itu, di sini disediakan lauk pauk tambahan bagi santri yang menghendakinya adapun pemasoknya adalah keluarga pondok dan masyarakat sekitar. Walapa juga melayani delivery order bagi siapa saja.

3.Wartel Minna-Laka
Di Pondok PPRUW santri dilarang untuk memiliki alat komunikasi dalam bentuk apapun. Konsekuensinya, pondok harus menyediakan sarana komunikasi bagi santri dan orang tua mereka. Wartel merupakan unit usaha yang menyediakan sarana komunikasi bagi santri. 

4.Toko Besi dan Bangunan
Toko Besi dan Bangunan menyediakan bahan-bahan bangunan bagi masyakarat sekitar. Lokasinya terletak di Perum Kota Baru Cibeureum. 

5.Warnet ‘Minna-Laka.Net’
Akhir-akhir ini santri dihadapkan pada keharusan untuk mengaskses informasi dengan cepat. Warung Internet menyediakan sarana bagi santri untuk mengakses informasi di dunia maya, sekaligus sarana bagi mereka untuk mengerjakan tugas-tugas dari guru. 

6.Mini Market (MM) ‘Minna-Laka’
Mini Market adalah unit usaha yang menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi santri dan masyarakat sekitar. Mini Market juga menyediakan bahan-bahan bagi dapur-dapur yang ada di pondok Pesantren, baik itu dapur umum maupun dapur keluarga.
 
7.Air Hexagonal La Tansa
Air hexagonal La Tansa diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan air minum santri dan guru-guru di lingkungan Pondok Pesantren Riyadlul `Ulum Wadda`wah. 

8.Kolam Renang
Selain digunakan untuk santri, kolam renang Pondok Pesantren nantinya diproyeksikan untuk umum dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman. 

9.Klinik Ruwada Medika dan Apotek
Sebelum dibukanya Kinik, biasanya kalau ada santri yang sakit, pondok selalu memanggil seorang mantri untuk datang ke kampus atau santri tersebut di antar ke puskesmas terdekat. Mulai tahun 2009, mengingat jumlah santri yang semakin banyak, Pesantren membuka klinik yang berada di daerah nyompet, sehingga pengobatan santri yang sakit menjadi lebih intensif. Balai Pengobatan ini buka setiap. Para santri yang sakit dibebaskan dari biaya pengobatan karena mereka sudah membayar dana sehat setiap semesternya. Namun, bagi masyarakat yang hendak berobat maka mereka harus membayar dana kesehatan seadanya. Balai Pengobatan ini memiliki 2 dokter dan 2 perawat.

10.Dapur Umun dan Keluarga
Dapur umum dan keluarga adalah unit usaha pondok yang menyediakan kebutuhan makan sehari-hari bagi santri.  

11.Budidaya Ikan dan Tanaman 
Pondok memiliki sawah, kebun dan kolam yang bisa dijadikan unit usaha dan juga sebagai pendapatan kas pondok. 

12.Warung Serba Ada (waserda) Ruwada
Warung serba ada (waserda) adalah unit usaha yang menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat sekitar. Waserda juga menyediakan bahan-bahan bagi dapur-dapur yang ada di pondok Pesantren, baik itu dapur umum maupun dapur keluarga.

13.ATK Latunsa dan Foto Copy Ruwada 
Di Pondok PPRUW Condong menyediakan sarana ATK, Pembayaran listrik, PDAM, Internet, Token listrik dll dan foto copy bagi santri, guru-guru maupun masyarakat sekitar. 

14.Tailor dan Fashion
Di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda`wah Condong Melayani segala hal yang berhubungan dengan pakaian seperti menjahit logo, menjahit pakaian seragam pesantren untuk putri dll.

15.Latunsa Bakery
Latunsa Bakery adalah unit usaha yang menyediakan kue, roti, checkers, puding dll bagi santri. Selain itu, di sini disediakan delivery order bagi siapa saja yang menghendakinya untuk yang mengadakan kegiatan acara.

16.Laundry
Laundry melayani segala hal yang berhubungan dengan cucian pakaian santri, adapun yang bertugas mencuci adalah masyarakat sekitar yang bekerjasama dengan laundry pondok.